30 November 2022
Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami gangguan atau berkurang akibat pecahnya pembuluh darah.

Jakarta – Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami gangguan atau berkurang akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal dan dapat menyebabkan kematian.

Mengutip dari laman Kementerian Kesehatan RI, stroke merupakan penyebab disabilitas nomor satu dan penyebab kematian nomor dua di dunia setelah penyakit jantung iskemik baik di negara maju maupun berkembang. Kondisi ini menyebabkan kematian atau kecacatan yang mampu menurunkan status kesehatan dan kualitas hidup penderitanya.

Penyebab Stroke
Mengutip dari laman Web MD, beberapa penyebab stroke yaitu:

  1. Tekanan darah tinggi

Hipertensi adalah salah satu penyebab terbesar stroke. Jika tekanan darah biasanya 130/80 atau lebih tinggi, dokter akan mendiskusikan perawatan agar tidak mengakibatkan stroke.

  1. Tembakau

Merokok atau mengunyah tembakau dapat meningkatkan peluang seseorang terkena stroke. Nikotin membuat tekanan darah naik. Selain itu, asap rokok menyebabkan penumpukan lemak di arteri leher utama. Tembakau juga dapat mengentalkan darah dan membuatnya membeku.

  1. Penyakit jantung

Penyebab ini termasuk katup jantung yang rusak serta fibrilasi atrium atau detak jantung tidak teratur. Penyebab ini membuat seperempat dari orang berusia lanjut mengalami stroke.

  1. Diabetes

Orang yang memiliki diabetes sering memiliki tekanan darah tinggi dan lebih cenderung kelebihan berat badan. Keduanya meningkatkan kemungkinan terjadinya stroke. Diabetes juga merusak pembuluh darah, yang membuat stroke lebih mungkin terjadi. Jika seseorang mengalami stroke saat kadar gula darah tinggi, maka cedera pada otak akan lebih besar terjadi.

  1. Berat badan

Peluang seseorang terkena stroke meningkat jika kelebihan berat badan. Namun, berjalan cepat selama 30 menit atau lakukan latihan penguatan otot seperti push-up dapat membantu menurunkan berat badan.

  1. Obat -obatan

Beberapa obat dapat meningkatkan peluang seseorang terkena stroke. Misalnya, obat pengencer darah, yang disarankan dokter untuk mencegah pembekuan darah, terkadang dapat membuat stroke lebih mungkin terjadi melalui pendarahan.

  1. Usia

Siapapun bisa terkena stroke, bahkan bayi dalam kandungan sekalipun. Namun umumnya peluang seseorang terkena stroke meningkat seiring bertambahnya usia. Risiko ini akan berlipat ganda setiap dekade setelah usia 55 tahun.

  1. Keluarga

Stroke dapat diturunkan dalam keluarga. Anak akan memiliki kecenderungan yang sama untuk terkena tekanan darah tinggi atau diabetes dari orang tuanya. Selain itu, beberapa stroke juga dapat disebabkan oleh kelainan genetik yang menghalangi aliran darah ke otak.

  1. Jenis kelamin

Wanita lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami stroke dibandingkan pria pada usia yang sama. Tetapi wanita mengalami stroke di usia yang lebih tua, yang membuat mereka lebih kecil kemungkinannya untuk pulih dan lebih mungkin meninggal sebagai akibatnya.

  1. Kondisi Genetik

Stroke mempengaruhi orang Afrika-Amerika dan non-kulit putih. Mereka memiliki kondisi genetik yang dapat mempersempit arteri dan mengganggu aliran darah. Selain itu, kelompok ini juga bisa diderita orang yang keluarganya berasal dari Mediterania, Timur Tengah, atau Asia.