1 Desember 2022
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan segera memulai tahapan verifikasi agar Kongres Luar Biasa (KLB) bisa dilaksanakan dalam waktu dekat.

Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan segera memulai tahapan verifikasi agar Kongres Luar Biasa (KLB) bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Ketua Umum PSSI Mochamad Irawan mengatakan KLB digelar selambat-lambatnya tiga bulan setelah proses verifikasi.

Dalam Statuta PSSI, hanya dua pihak yang bisa meminta digelarnya KLB, yaitu Komite Eksekutif (Exco) dan anggota PSSI. Khusus untuk anggota, KLB akan dilaksanakan jika 50 persen atau 2/3 dari jumlah total anggota PSSI mengajukan permohonan tersebut.

Jika sudah memenuhi syarat dan KLB belum juga berlangsung, anggota PSSI dapat meminta bantuan dari FIFA. Adapun agenda KLB, berikut tempat dan tanggal, akan diberitahukan 30 hari sebelum diadakannya kongres luar biasa tersebut.

PSSI bersama 12 anggota Exco memutuskan dalam rapat yang digelar pada Jumat malam, 28 Oktober 2022, untuk mempercepat kongres luar biasa pemilihan melalui mekanisme KLB sesuai tahapan aturan organisasi.

Poin yang pertama yang menjadi keputusan federasi untuk mempercepat KLB adalah setelah memperhatikan surat yang dikirimkan oleh dua anggota PSSI, yakni Persis Solo dan Persebaya Surabaya.

“Dikarenakan Exco PSSI tidak ingin terjadi perpecahan antara para anggotanya dan karena Exco PSSI adalah mandataris yang dipilih oleh delegasi (voters) yang mewakili anggota PSSI,” kata pria yang biasa di sapa Iwan Bule itu.

Sebelumnya, pengurus PSSI di bawah Iwan Bule terpilih melalui KLB yang digelar pada 2 November 2019 dan dilantik pada 24 Februari 2020. Berikut susunan kepengurusan PSSI 2019-2023:

  • Ketua Umum: Mochamad Iriawan
  • Wakil Ketua Umum: Cucu Soemantri, Iwan Budianto
  • Sekretaris Jendral: Yunus Nusi
  • Wakil Sekretaris Jendral: Maaike Ira Puspita
  • Anggota Exco: Yoyok Sukawi, Dirk Soplanit, Endri Erawan, Haruna Soemitro, Hasnuryadi Sulaiman, Juni Rahman, Pieter Tanuri, Sonhadji, Ahmad Riyadh, Hasani Abdul Gani, Vivin Cahyani
  • Komite Keuangan & Bisnis: Pieter Tanuri, Endri Erawan
  • Komite Kompetisi: Yoyok Sukawi, Haruna Soemitro
  • Komite Teknik & Pengembangan: Endri Erawan, Juni Rahman
  • Komite Wasit: Ahmad Riyadh, Hasani Abdulgani
  • Komite Futsal: Juni Rahman, Vivien Sungkono
  • Komite Hukum: Ahmad Riyadh, Hasani Abdulgani
  • Komite Status Pemain: Endri Erawan, Sonhadji
  • Komite Medis: Drik Soplanit, Pieter Tanuri
  • Komite Sepakbola Wanita: Vivien Sungkono, Ahmad Riyadh
  • Komite Pengembangan Usia Muda: Hasnuryadi Sulaiman, Yoyok Sukawi
  • Komite Fair Play: Haruna Soemitro, Hasnuryadi Sulaiman
  • Komite Media: Hasani Abdulgani, Pieter Tanuri
  • Komite Sepakbola: Pieter Tanuri, Haruna Soemitro
  • Komite Keamanan: Sonhadji, Juni Rahman
  • Komite Ad Hoc Percepatan Pembangunan Sepakbola: Agus Ambo Djiwa, Tommy Apriantono