1 Desember 2022
Timnas Indonesia U-20 berhasil mengalahkan Moldova dengan skor 3-1.

Jakarta – Timnas Indonesia U-20 berhasil mengalahkan Moldova dengan skor 3-1. Berikut kunci kemenangan skuad Garuda Muda dalam laga tersebut.
Timnas Indonesia U-20 berhasil menaklukkan Moldova dengan skor 3-1. Rabbani Tasnim, Muhammad Ferarri, dan Marselino Ferdinan bergantian mencetak gol ke gawang Moldova.

Kemenangan ini jadi modal bagus bagi Timnas Indonesia U-20 dalam persiapan menuju Piala Asia dan Piala Dunia tahun depan. Setelah menang pada laga ini, Timnas Indonesia U-20 bakal kembali bertarung lawan Moldova pada Jumat (4/11).

Berikut kunci kemenangan Timnas Indonesia U-20 vs Moldova.

  1. Pergantian Cermat

Shin Tae Yong menunjukkan kemampuan membaca alur pertandingan dengan baik di laga ini. Ketika skuad Garuda Muda kesulitan mencetak gol, Shin Tae Yong memasukkan sejumlah nama pengganti, termasuk Zanadin Fariz dan Rabbani Tasnim.

Dua pemain pengganti ini yang pada akhirnya bisa memecah kebuntuan. Assist Zanadin bisa diselesaikan dengan baik oleh Rabbani Tasnim.

  1. Skema Bola Mati yang Maksimal

Timnas Indonesia U-20 mencetak tiga gol ke gawang Moldova dan dua di antaranya berasal dari skema bola mati. Yang paling mencolok tentu skema lemparan ke dalam yang dilepaskan oleh Robi Darwis.

Lemparan ke dalam Robi bisa membuat kiper Moldova melakukan blunder sehingga bola jatuh ke kaki Muhammad Ferarri. Ferarri tanpa kesulitan melepaskan tendangan ke gawang yang terbuka lebar.

Sedangkan skema bola mati lainnya yang berujung gol di laga ini adalah penalti yang dilepaskan oleh Marselino Ferdinan. Marselino melakukan eksekusi penalti yang impresif karena mengarahkan bola ke pojok kanan atas.

  1. Kuasai Lini Tengah

Setelah kalah dalam perebutan bola di babak pertama, Timnas Indonesia U-20 benar-benar dominan di babak kedua. Arkhan Fikri dan kawan-kawan benar-benar mendominasi distribusi bola.

Hal itu kemudian berpengaruh pada banyaknya peluang yang didapat Timnas Indonesia U-20 di babak kedua. Banjir peluang yang didapat skuad Garuda Muda akhirnya mampu mencetak tiga gol.

Penguasaan lini tengah juga otomatis membuat Moldova minim memberikan ancaman di babak kedua.

  1. Sabar dan Tenang

Timnas Indonesia U-20 mampu bermain tenang dan sabar dalam duel lawan Moldova. Umpan-umpan pendek yang diperagakan oleh pemain-pemain Timnas Indonesia U-20 mampu merusak kesolidan lini belakang Moldova.

Kombinasi umpan pendek dan kecepatan pemain-pemain Indonesia benar-benar bisa jadi senjata yang mematikan bagi Garuda Muda.

  1. Mental Kuat

Setelah didominasi lawan di babak pertama, Timnas Indonesia U-20 menunjukkan mental bertanding yang kuat di babak kedua. Garuda Muda tidak lelah mengejar ketinggalan.

Ketika pada akhirnya Muhammad Ferarri dan kawan-kawan bisa menyamakan kedudukan, kepercayaan diri pemain-pemain makin terlihat meningkat. Hal itu yang pada akhirnya mengantar Timnas Indonesia U-20 meraih kemenangan.

Selanjutnya Timnas Indonesia U-20 dijadwalkan akan kembali menghadapi Moldova U-20 di Turki pada Jumat (4/11) mendatang.