30 November 2022
Elon Musk akan menjadi salah satu dari deretan orang penting yang dijadwalkan hadir di acara The Business of Twenty (B20) Summit di Bali pada November 2022.

Jakarta – Sesuai janjinya pada Mei lalu, Elon Musk akan datang ke Indonesia pada November ini.

CEO Tesla dan SpaceX itu akan menjadi salah satu dari deretan orang penting yang dijadwalkan hadir di acara The Business of Twenty (B20) Summit di Bali pada 13-14 November 2022.

Pemilik baru jejaring sosial Twitter ini bakal menjadi pembicara di B20 Summit Indonesia 2022. Hal ini diumumkan langsung oleh akun Instagram resmi B20 summit dengan handle @theb20summit.

Nama dan foto Elon Musk dipajang di paling depan pada salah satu postingan carousel yang berisi deretan pembicara yang bakal hadir di B20 Summit.

Di bagian takarir (caption) unggahan, diketahui bahwa Elon Musk menjadi pembicara B20 Summit Indonesia 2022 dalam sesi “Navigating Future Disruption of Global Technological Innovation” (Menavigasi Disrupsi Masa Depan Inovasi Teknologi Global).

Dalam sesi tersebut, Elon Musk bakal ditemani oleh Anindya Bakrie selaku Chairman of Supervisory Board, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, CEO and President Director PT Bakrie & Brothers Tbk.

Elon Musk sendiri sebenarnya sudah menyatakan akan datang ke Indonesia sejak Mei 2022.

Ketika itu Elon Musk menyatakan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengunjungi Indonesia pada bulan November 2022.
Jokowi pada saat itu berkunjung ke markas SpaceX di Gedung Stargate SpaceX, Boba Chica, Amerika Serikat.

Kini, Elon Musk dipastikan bakal ke Indonesia untuk menjadi pembicara di acara B20 Summit Indonesia 2022. Elon Musk tak sendirian, sebab ada sekitar 84 pebisnis dari 40 negara dan 15 industri yang akan memeriahkan gelaran B20 Summit di Bali.
Di antaranya ada Executive Vice President International and China President of AstraZenica Leon Wang, CEO & Chairman Foxconn Young Liu, CEO, Co-founder & Chairman Grab Anthony Tan, CEO GoTo Andre Soelistyo.

Ada pula Chairman Alibaba Group Daniel Zhang, Global Managing Director McKinsey & Company Bob Sternfels, Founder & Executive Chairman Institute for Global Change Tony Blair, CEO Unilever Alan Jope, Managing Director of Development Policy and Partnership World Bank Mari Elka Pangestu, dan masih banyak lainnya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari situs resmi B20 Indonesia, Rabu (2/11/2022).

Tentang B20

The Business Twenty atau B20 merupakan outreach group dari Group of Twenty (G20) yang mewakili komunitas bisnis internasional.

Melalui keberadaan para pelaku bisnis dari seluruh dunia, B20 merefleksikan peran sektor swasta sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, dan berimbang.
Di B20, para pelaku ekonomi melakukan sejumlah pertemuan yang bertujuan untuk terus mengembangkan rekomendasi dan menghasilkan komitmen-komitmen relevan.

Selaras dengan G20, pembahasan B20 juga melingkupi tiga isu utama, yakni kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi hijau.

Salah satu aspek yang bakal dibicarakan, yakni soal pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yakni membantu perusahaan kecil bertransformasi menjadi perusahaan besar.

Selain itu, memberdayakan UMKM yang dipimpin oleh perempuan dengan lima aspek utama, yaitu digitalisasi, kapabilitas, pendanaan, dukungan teknis, serta berbagi kebijakan dan pengetahuan.