30 November 2022
Kasus puluhan massa ojol menggeruduk kantor di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel), gegara salah satu rekannya diduga dipukul dengan stik golf sekuriti di lokasi berakhir damai.

Jakarta – Kasus puluhan massa ojol menggeruduk kantor di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel), gegara salah satu rekannya diduga dipukul dengan stik golf sekuriti di lokasi berakhir damai. Perselisihan itu diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
“Terkait adanya perselisihan tadi bahwa kedua belah pihak dalam hal ini Mas Aji dan Mas Tri sudah menyatakan kedua belah pihak untuk berdamai, bahwa perselisihan tadi siang sudah bisa diselesaikan melalui jalan kekeluargaan,” kata Kapolsek Setiabudi Kompol M Agung Permana dalam video yang diterima detikcom, Rabu (2/11/2022).

Agung tak menjelaskan secara detail terkait penyebab keributan hingga terjadi pemukulan tersebut. Dia hanya menyebut sempat terjadi adu mulut antara sekuriti dengan driver ojek online (ojol) sebelum terjadi pemukulan.

“Adu mulut aja, selisih paham, cek-cok, ada kata-kata yang menyinggung ojol dari sekuriti,” ujarnya.

Dia berharap tak ada lagi selisih paham antara driver ojol dan sekuriti di kantor manapun. Dia menegaskan permasalahan itu telah selesai.

“Semoga ke depan setelah ini tidak ada lagi selisih paham dan kami ingin menyampaikan kepada temen-temen di luar, kepada kawan-kawan ojol bahwa permasalahan ini sudah bisa diselesaikan ya secara musyawarah dan kekeluargaan,” tuturnya.

Sekuriti dalam kasus tersebut, Tri telah mengaku bersalah lantaran memukul Aji, driver ojol tersebut. Dia pun mengungkapkan permintaan maafnya.

“Saya Tri selaku sekuriti Multivision Group menyatakan bahwa tanggal 2 November 2022 saya telah bersalah, saya memukul saudara Aji Setiadi dan dalam hati saya menyatakan saya meminta maaf sebesar-besarnya,” kata Tri.

Kemudian, driver ojol, Aji mengatakan salah paham antara dirinya dan Tri telah selesai. Dia berharap tak ada lagi kegaduhan di kawasan kantor Multivision Grup di Setia Budi, Jakarta Selatan.

“Untuk pernyataan ini bahwa sudah terselesaikan masalahnya sampai hari ini dan jangan ada lagi kegabahan, kegaduhan gitu di area tersebut karena sudah clear dan (sekuriti Tri) sudah meminta maaf,” ujar Aji.

Sebelumnya, sebuah video memuat puluhan massa ojek online menggeruduk salah satu kantor di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Massa ojol itu meminta pertanggungjawaban usai rekannya diduga dipukul oleh salah satu sekuriti di lokasi.

Video viral itu awalnya memuat seorang sopir ojek online yang terluka. Sopir ojol itu terlihat luka di kepala.

Korban bersama rekan-rekannya itu lalu mendatangi kantor yang diduga menjadi tempat kerja pelaku. Dalam video viral itu disebut korban dipukul menggunakan stik golf oleh sekuriti kantor.

“Ini korban dipukul pake stik golf sama sekuriti Multivision Tower,” kata perekam video seperti dilihat, Rabu (2/11).